PERLINDUNGAN HAK-HAK KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN MENURUT FIQH JINAYAH (Skripsi)

Yansah, Nopri (2016) PERLINDUNGAN HAK-HAK KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN MENURUT FIQH JINAYAH (Skripsi). Other thesis, UIN Raden Fatah Palembang.

[img]
Preview
Text
Nopri Yansah_SyarJinSiy.pdf

Download (370kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Perlindungan Hak-hak Korban Tindak Pidana Pencurian Menurut Fiqh Jinayah. Dua hal yang diangkat sebagai fokus penelitian. Pertama, mengapa hak-hak korban dalam tindak pidana pencurian perlu mendapat perlindungan. Kedua, bagaimana perlindungan hak-hak korban tindak pidana pencurian menurut fiqh jinayah. Tujuan penelitian adalah mengetahui perlindungan hak-hak korban dalam perspektif hukum positif dan perlindungan hak-hak yang hakiki berdasarkan fiqh jinayah. Metode yang dipakai untuk penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (Library research). Sumber data yang digunakan adalah sumber data pustaka yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tertier. Bahanhukumprimer adalah sumber data pokok yang digunakan sebagai sumber rujukan utama dalam memperoleh data, seperti al-Qur’an, al-Hadis, Undang-undang dan buku-buku yang berkaitan dengan objek penelitian.Bahanhukumsekunder adalah sumber data yang memberikan penjelasan terhadap data-data primer berupa, majalah, makalah-makalah ilmiah, diktat dan data-data lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Adapun bahan hukum tertier adalah sumber data tambahan yang memberikan penjelasan terhadap data-data sekunder berupa website dan artikel. Teknik analisis data adalah mengklasifikasi data yang telah ada, yakni data primer,sekunder dan data tertier. Setelah data diklasifikasi penulis berusaha menganalisis data primer, sekunderdantertier.Kemudian setelah di analisis, penulis berusaha untuk menyimpulkan.Tinjauan pustaka menunjukan bahwa hukum pidana modern hanya berorientasi pada perbuatan dan pelaku, sedangkan hak-hak korban seakan terlupakan dan kurang diperhatikan. Dari hasil penelitian didapatkan kontribusi fiqh jinayah dalam melindungi hak-hak korban denganmenganalisa aturan hukum yang berlaku. Untuk menemukan kontribusi fiqh jinayah tersebut, digunakan teori mediasidan hikmah dari mediasi.Dengan menganalisa kemungkinan dimasukkannya nilai-nilai dan maknayang terkadung dalam mediasi kedalam hukum positif Indonesia.Mediasi yang berfungsi sebagai jembatan antara korban dan pelaku untuk memberikan jaminan hak-hak korban yang hilang. Bentuk dari jaminan hak-hak tersebut dapatberupa pengembalian barang yang hilang atau justru korban mengikhlaskannya.Dengan menerapkan asas mediasi ke dalam hukum positif Indonesiadiharapkan akan tercipta keadilan yang merata bagi semua pihak, terutama bagipihak korban yang selama ini hak dan kepentingannya dalam penanganan kasustindak pidana pencurian masih diabaikan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pencurian, Fiqh Jinayah, perlindungan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 26 Apr 2016 03:21
Last Modified: 26 Apr 2016 03:21
URI: http://eprints.radenfatah.ac.id/id/eprint/325

Actions (login required)

View Item View Item