Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Women’s Crisis Center)

Ferli Setiawan Mukti, NIM. 14160029 (2018) Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Women’s Crisis Center). Diploma thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
FERLI SETIAWAN SUKTI (14160029).pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://perpustakaan.ac.id

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang permasalahan yang terjadi di dalam lingkungan keluarga dan luput dari pandangan pemerintah, lembaga-lembaga, dan masyarakat yang seakan-akan tidak memiliki keperdulian terhadap permasalahan kekerasan seksual dalam rumah tangga yang karena di anggap merupakan permasalahan suami-istri dan menjadi privasi rumah tangga mereka. Yang sebenarnya apabila di tinjau merupakan perampasan hak asasi manusia, seorang perempuan yang menderita kekerasan batin dan psikis maka dari itu peneliti mengambil rumusan permasalahan. 1) Bagaimana pertanggung jawaban sanksi Pidana Islam terhadap pelaku kekerasan seksual dalam rumah tangga. Kemudian pemasalahan 2) Bagaimana tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap kekerasan seksual dalam rumah tangga. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuanlitatif yang dimana penulis menggali dan mencari informasi dari sumber hasil wawancara yang dilakukan terhadap pihak yang bersangkutan yang membantu hak-hak perempuan yakni Women’s Crisis Center Palembang untuk mengungkap masalah dengan cara memaparkan hasil pengamatan kemudian menganalisanya agar dapat ditarik kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik data lapangan yang diperlukan sebagai bahan penunjang yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak Women’s crisis center palembang secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Dalam hukum Islam pelaku kekerasan seksual dikenai sanksi Qishas atau Ta’zir sedangkan bagi pezina di dera dan di asingkan, atau dirajam hingga meninngal dunia. 2) Dalam Islam melarang suami berhubungan dengan menggunakan kekerasan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual haruslah tetap dijalankan meskipun itu adalah orang yang paling dekat dengan korban. Kata Kunci : Kekerasan, seksual, Rumah Tangga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 14 Feb 2019 08:26
Last Modified: 14 Feb 2019 08:26
URI: http://eprints.radenfatah.ac.id/id/eprint/3270

Actions (login required)

View Item View Item