PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR DESA CAHYA NEGERI KECAMATAN SEMENDAWAI SUKU III KABUPATEN OKU TIMUR

MARATUS SOLEKAH, NIM. 14160060 (2018) PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR DESA CAHYA NEGERI KECAMATAN SEMENDAWAI SUKU III KABUPATEN OKU TIMUR. Diploma thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
MARATUS SOLEKAH (14160060).pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://perpustakaan.ac.id

Abstract

Skripsi ini berjudul “Penyelesaian Tindak Pidana Pencuriaan yang Dilakukan Oleh Anak dibawah Umur Di Desa Cahya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten Oku Timur” Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan dan lapangan untuk menjawab pertanyaan bagaimana Penyelesaian Tindak Pidana pencuriaan yang Dilakukan Oleh Anak dibawah Umur Di Desa Cahya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten Oku Timur, faktor apakah yang melatar belakangi anak dibawah umur melakukan pencurian di desa Cahya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten Oku Timur ,serta bagaimana tinjauan fiqih jinayah terhadap pencurian yang dilakukan anak dibawah umur di Desa Cahya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten Oku Timur. Data penelitian diperoleh dengan studi lapangan (wawancara) dan dokumentasi. Dengan cara membaca, mengkaji, merangkum, menulis dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan pencurian yang dilakukan oleh anak dibawah umur selanjutnya data diolah dengan menggunakan metode desktiptif kualitatif untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak dibawah umur diDesa Cahya Negeri yaitu dengan cara bermusyawarah/kekeluargaan, serta dikenakan denda/ganti rugi. Adapun faktor penyebab anak melakukan pencurian antara lain faktor agama, faktor pengawasan orang tua, faktor keluarga, faktor pendidikan, faktor globalisasi dan faktor ekonomi. Dan dalam Fiqih Jinayah terhadap Pencurian yang dilakukan oleh Anak dibawah Umur di Desa Cahya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III yaitu dalam tindak pidana bisa digolongkan pada jarimah Hudud yang dikenai dengan Had akan tetapi setiap jarimah dalam fiqih jinayah meskipun hukumannya telah ditetapkan oleh syara` tetapi apabila tidak memenuhi syarat untuk dikenakan hukuman had maka hukumannya ta`zir. Adapun sanksi ataupun hukuman ta`zir disini berupa denda/ganti rugi, dan diserahkan kepada orang tua untuk diberikan pembinaan. Kata Kunci : Pencurian, Anak, Masyarakat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 14 Feb 2019 08:36
Last Modified: 14 Feb 2019 08:36
URI: http://eprints.radenfatah.ac.id/id/eprint/3508

Actions (login required)

View Item View Item